Tampilkan postingan dengan label Mikrotik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mikrotik. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Oktober 2013

Dude Network Monitor in Winbox

Sedikit informasi buat anda yang ingin mendulang dollar bersama saya CLICK NOW or klik disini Terimakasih sudah mengunjungi blog ini semoga bermanfaat bagi kita semua 

The Dude Network monitor adalah aplikasi baru dari mikrotik yang mana dapat menjadi sebuah jalan anda untuk mengatur lingkungan jaringan anda, the dude akan otomatis membaca dengan cepat semua alat/computer yang terhubung dalam jaringan dalam satu jaringan lokal, menggambar dari rancangan peta dari jaringan lokal anda, mengamati layanan dari alat atau komputer dan memberitahu jika ada masalah servis dari alat/komputer dalam jaringan lokal anda.
Beberapa fitur yang tersedia dalam program the dude adalah :
  1. Dude bersifat gratis.
  2. Instalasi dan pemakaian mudah.
  3. Penemuan jaringan otomatis dan pengaturan tata letak jaringan.
  4. Mengizinkan anda untuk menyusun peta-peta sendiri dan menambahkan alat-alat sendiri.
  5. Dukungan untuk mengamati servis yang berjalan pada alat/komputer tersebut.
Uraian tersebut diatas adalah sedikit penjelasan tentang the dude network monitor dan beberapa fitur yang ada dalam the dude network monitor meskipun masih banyak lagi fasilitas yang di berikan oleh the dude, akan tetapi penulis akan mencoba memberikan sedikit tentang the dude network monitor yang sesuai dengan fitur yang ada.
The Dude bersifat gratis karena dapat di download di website milik mikrotik, pada saat artikel ini di buat penulis mendownload aplikasi the dude di alamat milik mikrotik yaituhttp://www.mikrotik.com/download.html.
Langkah-langkah instalasi aplikasi the dude
  1. Download aplikasi the dude dari official website mikrotik.
  2. Setelah proses download selesai, jalankan proses instalasi seperti pada gambar dibawah ini :



  1. Setelah tampil seperti gambar diatas maka klik next, mka akan tampil seperti pada gambar dibawah ini :
  1. Klik tombol I Agree untuk melanjutkan proses instalasi, kemudian akan tampil seperti pada gambar dibawah ini :
  1. Pilih bahasa yang digunakan dalam bahasa penggunaan aplikasi, klik Next maka akan tampil seperti pada gambar dibawah ini :
  1. Setelah anda klik next kemudian pilih dimana aplikasi tersebut akan diinstal, kemudian klik install dan proses instalasi akan dimulai. Setelah proses instalasi berakhir maka akan muncul form seperti gambar dibawah ini :
  1. Proses instalasi the dude telah berakhir, jika anda ingin menjalankan the dude setelah proses instalasi maka pilih tanda centang pada Run The Dude. Klik Finish.
Kita telah menjalankan proses instalasi fitur yang kedua dari the dude network monitor. Mudah bukan ???, selanjutnya kita akan menjalankan aplikasi dengan fitur ketiga dari the dude network monitor yaitu penemuan jaringan otomatis dan pengaturan tata letak jaringan.
Langkah-langkah untuk menemukan jaringan adalah sebagai berikut :
  1. Setelah kita menjalankan aplikasi maka akan muncul form seperti dibawah ini :
  1. Dapat kita lihat saat pertama kali kita menjalankan the dude, akan muncul sebuah form Device Discovery form inilah yang akan mencari sebuah alat/komputer pada jaringan yang terhubung dalam satu subnet yaitu 192.168.0.0/24. Range IP yang dicari adalah 192.168.0.1-192.168.0.255. pada form device discovery lita pilih fast agar kita dapat dengan cepat menemukan sebuah alat/komputer, hanya dengan scan by ping jadi servis yang akan discan hanyalah ping saja dari alat/komputer yang terhubung pada sebuah jaringan.
  1. kemudian pada tab services dapat kita lihat apa saja yang bias kita scan servisnya akan tetapi jika kita memakai fast scan maka kita hanya akan scan servis ping saja.
  1. Pada tab Device type dapat kita lihat alat/komputer apa saja yang akan discan diantaranya Bridge, FTP Server, Mikrotik Device, Mail Server dan lain-lain. Silakan di pelajari untuk yang lain. Klik discover untuk mulai pencarian alat/komputer.
  2. Setelah selesai pencarian alat/komputer maka akan muncul jaringan dalam satu subnet yang kita cari yaitu seperti pada gambar dibawah ini :
  1. Setelah proses pencarian selesai maka akan muncul seperti pada gambar diatas. Sebagai catatan jika komputer dalam sebuah jaringan firewall nya hidup dan icmp echo request nya tidak dihidupkan maka komputer tersebut tidak dapat discan oleh the dude. Pada gambar diatas dapat dilihat ada sebuah alat/komputer yang tergambar hanya dengan IP saja dan ada yang berupa nama komputer nya, hal tersebut dikarenakan Netbios dari komputer ada yang mati dan ada yang hidup.
Selesai sudah fitur untuk penemuan jaringan dalam satu subnet secara otomatis, sekarang kita mencoba belajar tentang bagaimana kita menambhakan alat/komputer dalam sebuah peta dalam sebuah jaringan komputer.
Langkah-langkah untuk menambahkan alat/komputer dalam sebuah jaringan adalah sebagai berikut :
  1. Tekan tombol plus merah seperti pada gambar berikut ini :
  1. dapat kita lihat pada gambar diatas tanda plus untuk menambahkan devicenetwork,submapstatic dan link yang akan coba saya jelaskan adalah devicenetwork danlinkDevice disini adalah alat/komputer yang akan digambar dalam peta jaringan tersebut. Network adalah banyak device yang terhubung dalam jaringan tersebut.Link adalah jalan menghubungkan antara device dengan network tersebut. Dari gambar diatas selanjutnya kita pilih device untuk menambhkan alat dalam jaringan tersebut. Setelah kita klik device maka akan muncul form seperti di bawah ini :
  1. Form diatas adalah form untuk menambahkan device misal seperti pada gambar tersebut kita menamabahkan device dengan spesifik IP 192.168.0.234. kita bisa memasukan username dan password jika device tersebut support akan telnet ataupun winbox. Biasanya ini kita gunakan hanya untuk komputer server yang menggunakan mikrotik ataupun komputer yang support telnet. Setelah kita memberikan IP pada device yang akan kita tambahkan klik Next hingga tampil seperti pada gambar dibawah ini :
  1. Pertama kali kita akan diberi daftar kosong, servis apa saja dari komputer tersebut yang akan kita scan. Untuk cara menambahkan servis kita klik tanda plus merah di pojok kiri atas form. Setelah kita klik maka akan tampil seperti gambar dibawah ini :
  1. Pada gambar diatas kita bisa gunakan servis ping dari komputer tersebut, kita pilih probenya adalah ping jadi kita akan cek komputernya dengan servis ping saja. Probe Interval, Probe Timeout dan Probe Down Count nya kita pilih default saja. Kemudian klik Ok, makan akan muncul device yang telah kita buat sendiri, seperti pada gambar dibawah ini :
  1. Setelah kita menambahkan device baru kita bisa menambahkan link yang menghubungkan antara device dengan network. Kita kembali ke langkah pertama dengan menekan tombol plus merah pada pojok kanan atas, kemudian pilih link. Kita sambungkan antara device dengan network. Akan tampil seperti pada gambar dibawah ini :
  1. setelah kita menambahkan link antara device yang baru kita buat dengan network maka akan muncul form seperti dibawah ini :
  1. Kita pilih mastering typenya adalah simple dan typenya adalah some link (artinya sembarang type dari koneksinya karena kita bisa pilih disitu jika card lan support gigabyte fast ethernet maka bisa kita bilih gigabyte fast ethernet).
Nah selesai sudah untuk pembuatan device dan pembuatan link yang baru sekarang kita bisa mengamati jaringan kita dengan menggunakan the dude. Sekarang untuk yang terakhir yaitu mengamati jaringan coba kita lihat gambar dibawah ini :


Pada gambar diatas pada Router P Dinda dapat kita lihat berwarna merah karena servis dari router tersebut mati dan servis yang mati tersebut adalah servis ping, maka dapat dipastikan bahwa router tersebut telah mati atau ada masalha pada jaringan yang menuju ke Router P Dinda. Jika kita lihat properties dari Router P Dinda maka akan muncul form seperti dibawah ini :
Dapat kita lihat properties dari Router P Dinda servis yang ditunjukan down. Seharusnya jika servis tersebut dalam keadaan hidup maka servis tersebut berubah warna menjadi hijau. Nah mudah bukan ???
Selesai sudah pengetahuan awal penggunaan aplikasi the dude network monitor dari mikrotik. Masih banyak lagi yang bisa kita pelajari dari the dude ini dan kita bisa mengaplikasikan untuk memantau dan mengamati jaringan server di lingkungan kita.

Minggu, 31 Maret 2013

Instalasi jaringan menggunakan winbox


MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer
manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur lengkap untuk network dan wireless.

Kemudian di extrack dan kemudian burn ke CD itu file ISO nya.
1. Install Mikrotik OS
– Siapkan PC, minimal Pentium I juga gak papa RAM 64,HD 500M atau pake flash memory 64
– Di server / PC kudu ada minimal 2 ethernet, 1 ke arah luar dan 1 lagi ke Network local
– Burn Source CD Mikrotik OS masukan ke CDROM
– Boot dari CDROM
– Ikuti petunjuk yang ada, gunakan syndrom next-next dan default
– Install paket2 utama, lebih baiknya semua packet dengan cara menandainya (mark)
– Setelah semua paket ditandai maka untuk menginstallnya tekan “I”
– Lama Install normalnya ga sampe 15menit, kalo lebih berarti gagal, ulangi ke step awal
– Setelah diinstall beres, PC restart akan muncul tampilan login

2. Setting dasar mikrotik
Langkah awal dari semua langkah konfigurasi mikrotik adalah setting ip
Hal ini bertujuan agar mikrotik bisa di remote dan dengan winbox dan memudahkan kita untuk
melakukan berbagai macam konfigurasi
– Login sebaga admin degan default password ga usah diisi langsung enter
Gantilah dengan ip address anda dan interface yg akan digunakan untuk meremote sementara
Di sini akan saya terangkan dengan menggunakan 2 cara yaitu dengan dengan text dan winbox.
I. Langkah setting Mikrotik TEXT
————————————————
Mari kita mulai dengan asumsi proses install sudah berhasil
1. Install – OK
2. Setting IP eth1 222.124.xxx.xxx (dari ISP)
perintah :
ip address add address 222.124.xxx.xxx netmask 255.255.255.xxx interface ether1
IP tersebut adalah IP public / IP yang yang ada koneksi Internet
3. Setting IP eth2 192.168.1.254
perintah :
ip address add address 192.168.1.254 netmask 255.255.255.0 interface ether2
IP tersebut adalah IP Local anda.
Sekarang lakukan ping ke dan dari komputer lain, setelah konek lanjutkan ke langkah
berikutnya, kalo belum ulangi dari langkah no 2.
4. Setting Gateway
perintah :
ip route add gateway=222.124.xxx.xxx (dari ISP)
5. Setting Primary DNS
perintah :
ip dns set primary-dns=203.130.208.18 (dari ISP)
6. Setting Secondary DNS
perintah :
ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 (dari ISP)
7. Setting Routing masquerade ke eth1
perintah :
ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1
Untuk terakhir lakukan test ping ke Gateway / ke yahoo.com, bila konek maka Mikrotik anda dah siap
di gunakan.

II. Langkah setting Mikrotik Via WinBox
———————————————————-
1. Setelah install Mikrotik sudah OK, selanjutnya masukkan IP sembarang untuk remote.
Misal
ip address add address 192.168.1.254 netmask 255.255.255.0 interface ether2
Kemudian buka browser dengan alamat IP tadi, dan download Winbox

Web Mikrotik

2. Buka Winbox yang telah di download tadi
3. Di tampilan Winbox, pada kolom Connect To masukkan no IP tadi(192.168.1.254) dengan
Login : admin password : kosong. Kemudian klik tombol Connect

Tampilan Login Awal Winbox
4. Login ke Mikrotik Via Winbox berhasil
Tampilan Jika Login Sukses
5. Klik IP —> ADDRESS
Setting Ip address
6. Ini adalah tampilan dari address
Tampilan Address
7. Kemudian masukkan IP public (dari ISP)
Set IP Public
8. Ini daftar IP pada 2 ethernet
Daftar IP
9. Setting GatewayIP —> Routes
Gateway Router
10. Masukkan IP GATEWAY (dari ISP)
IP Gateway dari ISP


11. Hasil ROUTING
Hasil Routing

12. Masukkan Primary DNS dan Secondary DNS (dari ISP)
Kemudian klik Apply dan OK
Set DNS

13. Setting MASQUERADE
Seting Nat ( Masquerade)

14. Klik IP —> Firewall
15. Kemudian pilih NAT
16. Pada tab General
pada Chain pilih srcnat
pada Out. Interface pilih ether1
pada tab Action pilih masquerade
Kemudian klik Apply dan OK

Seting Firewall


Setting Masquerade

Sabtu, 30 Maret 2013

Fitur fitur pada mikrotik




Berikut fitur dari MikroTik
Penanganan Protokol TCP/IP:

- Firewall dan NAT
- Routing - Static routing
- Data Rate Management
- Hotspot
- Point-to-Point tunneling protocols
- Simple tunnels
- IPsec
- Web proxy
- Caching DNS client
- DHCP
- Universal Client
- VRRP
- UPnP
- NTP

 Monitoring/Accounting

- SNMP
- M3P
- MNDP
- Tools

Layer 2 konektivitas

- Wireless
- Bridge
- Virtual LAN
- Synchronous
- Asynchronous
- ISDN
- SDSL
Link Banner
Link Banner